Mencumbuimu

src: pixabay.com

sudah beberapa bulan aku tidak mencumbuimu
padahal di musim hujan begini kamu seringkali menggodaku
mengajak berintim-intim

membisikkan kata-kata yang membuncah di dada
melepaskan amukan gelora yang tak tertahan
hingga kau dan aku klimaks
dalam alunan orgasme yang berirama

sudah beberapa bulan aku tidak mencumbuimu
mengalirkan aksara memilin kata-kata
dalam sekantung sunyi yang kupungut lewat senja
dari relung rasa yang menepi
dan ujung malam yang melahirkan
sebait puisi


Depok, 29 Oktober 2020

3 responses to “Mencumbuimu

  1. Pingback: Berbekal Rasa Malu dan Ingin Tahu – Ikatan Kata·

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.