Obrolan Dengan Penumpang

taxionline1

pic: koransulindo.com

Salah satu hal yang menghibur saat bekerja sebagai driver online adalah penumpang yang mau diajak ngobrol. Meskipun perjalanan mengalami macet, obrolan bisa membuat macet menjadi tidak membosankan.

Hari ini kebetulan ada dua penumpang yang mau ngobrol. Tetapi biasanya aku tidak ngalor ngidul. Tetap hemat. Bukan ngobrol tentang hal-hal pribadi pastinya karena visa melanggar kode etik. Paling banter seputar pekerjaan.

Paginya aku mengantar mbak X yang kerja di Toyota di Jl. Alternatif Cibubur. Dan sorenya nganter pulang mbak Y dari kantornya di daerah Gambir menuju kota Bekasi. Sepanjang jalan kami mengobrol dan bercerita tentang dunia kerja masing-masing. Meskipun hanya obrolan ada pengetahuan yang aku dapat dari mereka. Misalnya dengan mbak Y yang bekerja di konsultan pajak. Kalau ditanya tentang pajak dia bisa bercerita banyak. Dan aku jadi bertambah pengetahuan tentang dunia pajak.

Tetapi tidak semua penumpang mau mengobrol. Biasanya aku tahu dari cara mereka menjawab sapaan. Misalnya saat kusapa selamat pagi, mba Ratna. Misalnya. Kalau jawabnya pelan dan hampir tak terdengar dan diucapkan tanpa ekspresi, biasanya dia gak suka mengobrol. Kalau sudah begitu ya, aku bicara seperlunya saja. Misalnya saat mengkonfirmasi tujuan, atau mengingatkan apakah ada barang yang tertinggal. Atau ucapan terima kasih saat selesai drop off swbagai standard SOP pelayanan.

Ya, itu sedikit cerita ngaspal hari ini setelah dua minggu off. Pengalaman bertemu banyak orang membuatku jadi mengenal banyak karakter. Kadag ada yang jutek. Ada yang kurang sabaran. Ada yang hampir marah. Untung cewek jaddi aku lebih banyk mengalah. Hehe. Meski demikian, aku berusaha memperlakukn mereka sama. Pelayanan jasa sama. Perkara responnya berbeda tidak masalah, asal masih dalam batas yang bisa ditoleransi. Karena ada juga lho penumpang yang mengancam, temperamental dan ngajak berantem. Kebetulan sih aku belum pernah dapat yg seperti ini. Tapi pernah dapet order fiktif dan menelepon dengaam bahasa kasar sampai keluar nama binatang. 😀

Intinya sih, setiap pekerjaan selalu ada enak gak enaknya. Enaknya sebagai driver online di saat perjalanan lancar dan cepat tutup poin. Tidak ada penumpang yang rewel apalagi bawel. 😀 kalau adaah begu rasa capek seharian di jalanan tidak terlampau dirasakan. Gak enaknya, kalau seharian order sepi ( anyep ). Apalagi kalu sudaah keliling ke sana kemari tapi gak ada order nyenggol. Sudah bensin habis order gak ada. Pernah beberap kali begitu. Dari Tangerang sampai ke Depok kosong. Atau dari Bekasi saampai ke Depok zonk juga. Uh.. Tapi bagaimana lagi. Itu resiko. Yang penting perjalanan aman, dilindungi dari kejahatan itu juga hal patu disyukuri.

2 responses to “Obrolan Dengan Penumpang

    • Waduh maap mbak. Semalem nulisnya saat ngantuk banget sepulang ngaspal. Jadi tulisan ini belum kelar udah ketiduran. Dah kepoating lagi. Nanti ya sy lanjutin dikit.. 😀

      Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.