Bahasa Jawa

ilustrasi: thegorbalsla.com

Suatu saat terbersit keinginan mengajari si bungsu bahasa Jawa. Maklum, sebagaimana kebanyakan anak yang lahir di Jakarta. Mereka tidak memahami apalagi menguasai bahasa ibu orang tuanya. Apalagi mamanya Faiz yang orang Betawi. Praktis tak ada percakapan bahasa Jawa sehari-hari.

Nah, pagi ini sambil sarapan menjelang berangkat sekolah. Aku iseng memberi kursus kilat si Faiz. Lalu aku tes pemahaman sederhana dulu. Belum sampai pelafalan kosa kata Jawa.

“Jenengmu sopo, le?”
“Faiz.”
“Mbokmu sopo?”
“Fitri”
“Bapakmu sopo?”
“Heri.”
“Mbakyumu sopo?”
“Hani.”
“Kakangmu sopo?”
“Zidan.”
“Umurmu piro?”
“Seven.” ( halah, malah pake bahasa Londo. )
“Kowe bocah ngendi?”
“Jokorto.”

Jawaban terakhir bikin aku dan mamanya ketawa. Gak sepenuhnya salah sih. Pelajarannya memang belum sampe situ. Tapi paling tidak dia sudah bisa membaca pola terjemahan bahasa Indonesia ke bahasa Jawa. A dibaca O. Walaupun tidak berlaku untuk semua kata, terutama nama tempat dan nama orang.

“Yo, wis. Entekno sarapane. Gek mangkat sekolah yo, le.”

#PelajaranPertama

 

Advertisements

One response to “Bahasa Jawa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.