Sedang Ingin Diam

ilustrasi: syafiqb.com

kali ini,
aku ingin diam
aku sedang suka diam
bukan karena aku tak tahu apa-apa
atau tak mau apa-apa
karena kurasa ini lebih nyaman
dari pada meradang dan berteriak kencang
lalu banyak orang salah dan gagal paham
apalagi jika ternyata akibat kurang atau salah bacaan

aku suka diam
aku sedang ingin diam
biar dunia tak tambah keruh
ombak sudah disapu angin lalu terdampar jauh
bergulung-gulung tak tahu arah dan hanya mengangguk-angguk
bebek-bebek telah digiring para gembala
tapi sayang, mereka digiring ke pejagalan

kali ini,
aku kan memilih diam
biar dunia tak semakin runyam
teriak A
serang B
hantam C
dari ujung kutub selatan
seolah nampak banyak tahu
bahwa rupa kutub utara itu seperti katanya
padahal zaman sudah pintar bermain propaganda

memang, diam tak selalu emas
tapi kali ini sungguh
aku ingin diam
sekalipun diam itu perunggu atau besi berkarat
aku lebih memilih diam
tapi diam dengan caraku sendiri
dengan tertawa atau tersenyum
menertawai kebodohan diri
menyenyumi kealfaan diri
mencandai keseriusan yang tak memberi rasa hepi
dari pada nimbrung persoalan yang belum juga kumengerti

izinkan aku diam
namun tak berarti aku tak menyayangimu
bukan juga tak peduli dirimu
diamku hanyalah semata
bahwa aku masih bodoh

kali ini aku ingin diam
entah nanti
jika aku menemukan para gembala
yang lakunya sesuai dengan yang diucapkan

Jakarta, 12 September 2017

 

Advertisements

2 responses to “Sedang Ingin Diam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s