Sopir Online

Tak pernah terbersit di benakku suatu saat aku akan menjalani pekerjaan sebagai sopir. Sejak masa kanak, profesi sopir bukanlah termasuk cita-cita yang keluar dari mulut anak-anak saat ditanya “kalau besar mau jadi apa?” Menjadi sopir tak perlu sekolah tinggi, lulus SD saja bisa. Begitu barangkali alasan umum mengapa profesi ini sangat jarang menjadi cita-cita anak-anak.

Dan sekarang, aku menjalani pekerjaan ini. Menjadi sopir taksi online. Dua bulan sudah, aku mengantarkan orang dari satu tempat ke tempat lain. Berbekal aplikasi Android yang terinstall di smartphone aku menjemput pelanggan dan mengantarkannya dari sudut kota satu ke kota lain di seputar Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi. Kadang lancar, kadang harus bergulat dengan kemacetan yang parah selama 2 jam tiga jam. Bertemu dengan beraneka macam orang, ada yang doyan ngobrol, bercerita ngalor ngidul ada yang pendiam. Ada yang ngasih tips, ada juga yang ngepas sesuai tarif. Ada yang ramah, ada yang jutek ada yang cuek. Macam-macam, dan itu semua aku coba jalani dengan senang hati di tengah suka duka menjadi pekerja jalanan.

Sebenarnya ini bukan pekerjaan utamaku, hanya kujalani di sela-sela waktu luang saja, di hari Sabtu atau minggu, Namun tetap saja aku adalah seorang sopir, meski hanya paruh waktu. Sepertinya kalimatku ini terdengar kurang menghargai atau kurang bangga menjalani profesi baru ini ya? Mungkin iya, karena pekerjaan ini selain tak pernah dicita-citakan juga bukan berawal dari sebuah passion tapi lebih karena tuntutan kebutuhan.

Meskipun begitu lambat laun aku merasakan keasyikan sendiri menjadi sopir. Bisa melihat tempat-tempat yang selama ini jarang kutemui dan kunjungi. Bisa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru dari ngobrol-ngobrol dengan orang-orang. Dan di samping itu tentu saja, ada pendapatan tambahan untuk mengurangi kesulitan istri mengatur keuangan keluarga. 🙂

Sebagaimana sudah  kukatakan di atas, keputusan menjadi sopir online ini karena tuntutan kebutuhan hidup yang terus bertambah. Anak sulung masuk kuliah tahun ini. Dua tahun lagi adiknya akan menyusul, dan tahun depan di bungsu akan masuk SD. Tentu dibutuhkan usaha ekstra untuk menambah penghasilan dari gaji menjadi karyawan. Halah, kok malah curcol ya. 🙂  Oke, lupakan itu. Lalu kenapa pilihannya menjadi sopir online? Entahlah, karena aku berfikir itulah cara yang paling mudah saat ini. Kebetulan mobil masih layak dan memenuhi syarat mengapa tidak diberdayakan? Barangkali itu alasan yang paling masuk akal.

Kembali lagi tentang profesi sopir. Di zaman serba digital ini ternyata teknologi mampu mengubah mindset orang terhadap berbagai  profesi. Profesi yang dulu dipandang sebelah mata ketika disinergikan dengan teknologi informasi maka tak lagi dipandang sebelah mata. Pekerjaan sopir online sudah merambah lintas status sosial dan pendidikan. Orang tak lagi gengsi untuk menjalani profesi ini meski memiliki pendidikan tinggi dan punya atau pernah punya jabatan tinggi di sebuah perusahaan. Selain profesi sopir, dagang apa aja bisa menjadi profesi yang menggiurkan apabila dikemas dengan baik dan dijual secara online. Bekerjasama dengan toko online dan ekspedisi online, menjual makanan, pakaian, perabotan bahkan menjual jasa pun bisa dilakukan.

Dan kini, aku tak merasa malu menjadi sopir online. Nasehat klise masih ada benarnya, bekerjalah apa saja yang penting halal. Apalagi pekerjaanmu dibutuhkan banyak orang. Jasamu sangat membantu mereka yang ingin bepergian ke mall, ke tempat wisata, silaturahmi, ke tempat kerja dan ke mana saja mereka mau. Mereka tinggal pencet smartphone dari tempat tidurnya yang nyaman, lalu mobilmu yang selalu bersih dan wangi pun siap mengantar. Mereka pantas membayar pelayananmu yang makin memanjakan hidupnya.

Jakarta, 8 Juli 2017

 

 

 

Advertisements

2 responses to “Sopir Online

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s