BUKAN PUISIKU

ilustrasi: vemale.com

ilustrasi: vemale.com

ingin kutulis puisi
tentang cintamu yang penuh misteri
tentang aku yang terangguk memahamimu
kala kaubuka mataku di setiap
kelokan jalan dan sedu sedan
suka cita, rindu dendam juga tangis dan tawa
yang tertahan dan kadang terlepaskan

aku coba menjelma angin
memasuki celah
dan segala kemungkinan
mencari jawaban
meski tanya tak juga berhenti bermunculan

aku coba menjadi air
mengisi bejana berbagai warna dan ukuran
agak tak mengendap menyisakan bau dan genangan

aku coba terus mengayuh sepedamu
agar tak cepat jatuh
karena hidup terus berburu

dan aku coba diam
seperti kertas yang siap kautuliskan
seperti pena yang kaugerakkan
dan saat aku menulis
kamulah yang menulis
untukku

‪#‎bukanpuisiku‬

Jakarta, 12 Agustus 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s