Sehelai Daun

ilustrasi: ozent.heck.in

ilustrasi: ozent.heck.in

setiap kali
sehelai daun luruh pasrah pada bumi
setiap kali
selarik puisi kupatri di sana
hingga tanah yang kering mengenaliku
dan aku mengakrabinya hingga
di ujung senja menyatu di dalamnya

setiap kali
setiap waktu
setiap saat
menemuimu adalah obsesi
mencumbuimu adalah mimpi
dan aku akan terus berjalan
hingga takdir
tak kan terurai kembali

dan senyummu
adalah hadiah terindah
bagi semesta ruhku

Jkt, 9/8/16

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s