SEMANGKUK MIE PAGI

ilustrasi : ews.okezone.com

ilustrasi : ews.okezone.com

pagi-pagi istriku menyuguhkan semangkuk mie
dibumbuinya dengan saus berita pagi
yang diambil dari laci di saluran televisi
dikabarkannya tentang teroris yang tewas ditembak densus hari ini

mas, kenapa ia ditembak? Apa salahnya? , tanya istriku lugu

tak ada yang salah dik. Densus hanya menjalankan tugas dan ia tewas karena menghendaki jalan pintas.

jalan pintas?

ya, jalan pintas bertemu bidadari.

ah, kamu mas.. aku serius
tapi kamu malah berimajinasi seperti penulis fiksi

lho, sungguh dik. aku malah dua rius
rasanya ia terburu-buru ingin dikelilingi bidadari
tapi mana aku tahu dia sedang senang atau sedih di tempat barunya?

barangkali memang benar ia sudah bercumbu dengan puluhan bidadari
tapi barangkali juga ia sedang sangat ingin kembali ke dunia lagi

kembali ke dunia? untuk apa mas?

untuk menuntaskan sumpah-serapahnya
di depan sang “ustad” yang mengajarinya “mengaji”

barangkali, lho yaaa… 🙂

***

Jakarta, 26Jul16

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s